![]() |
Honda Jazz modifikasi. |
Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy mengatakan, Resale value masih menjadi salah satu faktor terpenting bagi konsumen di Indonesia ketika akan membeli mobil.
"Karena itu, kami selalu berusaha menghadirkan produk yang berkualitas dan didukung layanan purna jual yang baik serta reputasi dan citra produk Honda telah diakui," kata Jonfis melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Desember 2017.
Menurut Jonfis, Honda Jazz merupakan model yang memicu trend Hatchback/City Car di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2004. Honda Jazz tercatat telah mengumpulkan penjualan sebanyak 289.278 unit dan dianugerahkan 97 penghargaan.
Jonfis menambahkan, meskipun harga jual mobil Honda Jazz bekas cukup tinggi, namun tidak memengaruhi penjualan unit barunya.
"Malah akan memperkuat keyakinan konsumen untuk membeli mobil baru," kata Jonfis.
Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang Januari sampai Oktober 2017, Honda Jazz terjual sebanyak 14.004 unit. Kemudian, disusul Toyota Yaris yang mencapai angka 8.973 unit dan Mazda2 dengan 1.085 unit.
Sementara itu, Senior Manajer Bursa Mobil Bekas (Mobkas) WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan bahwa harga pasaran mobil bekas Honda Jazz relatif bagus dan cukup tinggi. Unit bekas untuk tipe RS (tipe tertinggi) tahun 2016 saja masih dikisaran harga Rp 210-220 jutaan, tergantung kondisinya.
"Kalau yang lainnya (selain tipe RS) agak beda sekitar 20 jutaan. Harga bekasnya tinggi, bagus itu. Sirkulasinya juga cepat," kata Herjanto.
(red)
No comments:
Post a Comment